Tuesday, March 29, 2011

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam kesusastraan

Pengertian Seni

Dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut cilpa. Sebagai kata sifat, cilpa berarti berwarna, dan kata jadiannya su-cilpa berarti dilengkapi dengan bentuk-bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda ia berarti pewarnaan, yang kemudian berkembang menjadi segala macam kekriaan yang artistik. Cilpacastra yang banyak disebut-sebut dalam pelajaran sejarah kesenian, adalah buku atau pedoman bagi para cilpin, yaitu tukang, termasuk di dalamnya apa yang sekarang disebut seniman. Memang dahulu belum ada pembedaan antara seniman dan tukang. Pemahaman seni adalah yang merupakan ekspresi pribadi belum ada dan seni adalah ekspresi keindahan masyarakat yang bersifat kolektif. Yang demikian itu ternyata tidak hanya terdapat di India dan Indonesia saja, juga terdapat di Barat pada masa lampau.
Dalam bahasa Latin pada abad pertengahan, ada terdapat istilah-istilah ars, artes, dan artista. Ars adalah teknik atau craftsmanship, yaitu ketangkasan dan kemahiran dalam mengerjakan sesuatu; adapun artes berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran; dan artista adalah anggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu. Maka kiranya artista dapat dipersamakan dengan cilpa.
Ars inilah yang kemudian berkembang menjadi l'arte (Italia), l'art (Perancis), elarte (Spanyol), dan art (Inggris), dan bersamaan dengan itu isinyapun berkembangan sedikit demi sedikit kearah pengertiannya yang sekarang. Tetapi di Eropa ada juga istilah-istilah yang lain, orang Jerman menyebut seni dengan die Kunst dan orang Belanda dengan Kunst, yang berasal dari akar kata yang lain walaupun dengan pengertian yang sama. (Bahasa Jerman juga mengenal istilah die Art, yang berarti cara, jalan, atau modus, yang juga dapat dikembalikan kepada asal mula pengertian dan kegiatan seni, namun demikian die Kunst-lah yang diangkat untuk istilah kegiatan itu).
Yunani yang dipandang sebagai sumber kebudayaan Eropa walaupun sejak awal sejarahnya sudah mengenal filsafat dan juga fisafat seni, ternyata tidak juga memiliki kata yang dapat disejajarkan dengan pengertian kita sekarang tentang seni. Istilah yang paling dekat dengan pengertian itu ialah ?hne??ng sekarang kita kenal memiliki hubungan langsung dengan perkataan ?nik??

Pengertian Sastra

Sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya.
Sastra dalam arti khusus yang kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya.
Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya.
Dalam konteks kesenian, kesusastraan adalah salah satu bentuk atau cabang kesenian yang menggunakan media bahasa sebagai alat pengungkapan gagasan dan perasaan senimannya. Sehingga sastra juga disamakan dengan cabang seni lain seperti seni tari, seni lukis, seni musik, dan sebagainya.

Hubungan antara Seni dan Sastra dengan Ilmu Budaya Dasar

Dalam kehidupan berbudaya kita pasti mempunyai perbedaan budaya yang ada dari seni, adat sastra maupun yang lainnya. Tapi yang dijelaskan disini hubungannya adalah, tanpa adanya seni dan sasta pasti budaya yang ada jadi kurang menarik. Budaya itu berasal juga dari sastra dan seni, mereka sangat berhubugan satu sama lain, dan keperluan mereka sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbudaya.

referensi
http://members.fortunecity.com/senirupa/senirupa/id1.html

Manusia dan Kebudayaan 2

Pengertian Kebudayaan
 
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

7 Unsur Kebudayaan

1. Organisasi sosial
2. Bea dan tradisi
3. Bahasa
4. Seni & literatur
5. Agama
6. Pemerintah
7. Sistem ekonomi

Wujud Kebudayaan

1. Wujud ide
Wujud tersebut menunjukann wujud ide dari kebudayaan, sifatnya abstrak, tak dapat diraba, dipegang ataupun difoto, dan tempatnya ada di alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan yang bersangkutan itu hidup.Budaya ideal mempunyai fungsi mengatur, mengendalikan, dan memberi arah kepada tindakan, kelakuan dan perbuatan manusia dalam masyarakat sebagai sopan santun. Kebudayaan ideal ini bisa juga disebut adat istiadat.
2. Wujud Perilaku
Wujud tersebut dinamakan sistem sosial, karena menyangkut tindakan dan kelakuan berpola dari manusia itu sendiri. Wujud ini bisa diobservasi, difoto dan didokumentasikan karena dalam sistem ssosial ini terdapat aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi dan berhubungan serta bergaul satu dengan lainnya dalam masyarakat. Bersifat konkret dalam wujud perilaku dan bahasa.

referensi
http://riohode.blogspot.com/2010/05/manusia-dan-kebudayaan.html

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang berkaitan satu sama lain. Manusia memegang peranan unik dalam kehidupan di dunia ini dan dapat dipandang dari banyak segi.
 
UNSUR –UNSUR YANG MEMBANGUN MANUSIA
Kehidupan manusia di bangun atas unsur-unsur yang sangat,unsur itu tidak bisa lepas dari pribadi seseorang.unsur-unsur itu adalah:

Unsur fisik

Fisik manusia disusun terdiri dari bagian yang sangat penting:
A. Kepala
Terdiri dari beberapa bagian yaitu:
a) Mata
b) Telinga
c) Mata
d) Mulut, dan beberapa bagian penting lainnya.
B. Badan, Terdiri dari beberapa bagian seperti tangan,dan beberapa bagian penting lainnya.
C. Kaki

Unsur Sosial

Hidup sosial tidak bisa lepas dari diri pribadi seseorang dimanapun dia berada, hidup bersosialisasi merupakan cerminan dari pribadi seseorang dalam bermasyarakat.Unsur sosial itu adalah gotong royong, dari sejak dulu bangsa Indonesia selalu bergotong royong dalam mengerjakan sesuatu , dan kabinet pemerintahan Indonesia pernah menganut paham gotong royong. Kehidupan yang saling membantu memberikan dampak yang sangat baik bagi setiap pribadi, misalnya suatu masalah akan cepat terselesaikan dengan baik. Unsur kegotong royongan tersebut akan membudaya sampai generasi yang berkelanjutan.

Unsur Komunikasi

Komunikasi merupakan interaksi antara dua orang atau lebih yang terjalin baik. Komunikasi dalam masyarakat yang terjalin baik akan menimbulkan kehidupan yang lebih baik. Dalam masyarakat kalau tidak ada komonikasi akan menimbulkan suatu masalah yang sangat sulit dipecahkan, tetapi jika ada kuminikasi hidup seseorang akan semakin rukun, akur dan lainnya.

Unsur Jasmani

a) Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang penting dalam hidup manusia, tanpa kebutuhan primer ini manusia tidak bisa hidup.kebutuhan primer ini seperti, makanan,sandang, dan papan dan lainnya. Makanan memberi energi bagi manusia , pakaian berfungsi melindungi tubuh manusia dari lingkungan sekitarnya.
b) Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan yang bisa dipenuhi atau bisa tidak dipenuhi. Contoh kebutuhan sekunder seperti, televisi, motor , dan kebutuhan lainnya.
c) Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang tidak bisa dicukupi oleh semua orang. Contohnya , mobil, dan emas yang banyak.

Unsur Kerohanian

Unsur kerohanian berhubungan erat dengan sila pertama berbunyi “KeTuhan yang MahaEsa”, kepercayaan dapat menguatkan iman seseorang untuk menjauhi segala kejahatan yang ada di dunia. Kerohanian berfungsi mengendalikan manusia dari rasa kekawatiran, dan hawa nafsu dunia , sehingga hidup berjalan dengan baik. Pengetahuan tanpa iman akan sia-sia.

Ilmu Sosial Dasar

Pengertian ISD


ISD adalah pengetahuan yg menelaah masalah2 sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.
ISD merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep2 yg dikembangkan untuk melengkapi gejala2 sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :

a) Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, Astronomi, Biologi dan lain-lain.
b) Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), terdiri dari : Sosiologi, Ekonomi, Politik Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
c) Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi : Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lain-lain.

Tujuan ISD
ISD membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian mahasiswa agar memperoleh wawasan yg lebih luas dan ciri2 kepribadian yg diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dgn sikap dan tingkah laku manusia dlm menghadapi manusia2 lain, serta sikap dan tingkah laku manusia2 lain terhadap manusia yg bersangkutan secara timbal balik. 

ISD dan IPS

Perbedaan antara ISD dan IPS

a) Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
b) Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
c) Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.

Persamaan ISD dan IPS
a) Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
b) Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c) Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.

Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
a) kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
b) konsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
c) masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.

Referensi

Sunday, January 9, 2011

Free App Blackberry

oke langsung aja nih, kali ini mau share code app buat BB.



listnya:
Aerize Alerts
Aerize Card Loader
Aerize Explorer
Aerize Optimizer
Aerize Wifix
Advanced Auto Lock 1.0
AutoRedial Pro 2.0.x
BBExtra 1.0.4
Hotkey Manager 1.5
Phoney Fart 1.2.4
Repligo Reader 1.x/2.x
Safebox 0.0.3
ScreenX-Forest 1.3
ScreenX-Secretary 1.36
Ultimate Lock 1.0 (Storm)
BlackBook 2.0
FaceRate 1.0
ContactOrder 1.0
mblVault 1.0.1
ShateItup 1.0 (Storm)
AppClock 1.0.2
Ballz 1.0.3
BatteryInfo 1.1
BBPTable 1.0
BQuiet 1.1.2
BuzzOff 2.1
CalendarAppIcon 1.0.3
CallNotes 2.0.2
CallTools 3.0
DemoMaker 1.0
DIPCalc 1.0.1
FakeCall 2.0
GoFish 1.0.2
iamhere 1.0
iCalendar 1.2
Image Edit
KamaSutra 1.0.2
KoolSound 1.0
KoolSounds 2.0.1
LocationProfiler 1.1
Lucky7Slots 1.0.2
magicIcon 1.1
myCallLogs 3.0.1
myScheduleNFL 1.1
myStocks 1.0.8
NotNow 2.0
PictureDial 2.0
PictureDialer 1.1
PictureDialer 3.x
PictureID 2.3.6
ProfilerPro 1.0
RandomTones 2.0
SeaBattle 1.0
SendIt 1.0.2
SMSCounter 1.2
SMSPic 1.1
SuperPower 1.2
SysInfo 0.5 (Strom)
TapOMania 1.0
TipCalc 1.0
VisualArts 2.0
VoiceMemo 1.0.1
WackOMole 1.0
Addonis
BerryBuzz 2.x
BerryPopup
BerryScrol (Storm)
BerrySilent
Berryweather 1.x
Blink 5.x
Camera To Go 0.3
Fake Call v2
FancyCharacter 2.x
IntelliLaunch
Meterberry
Profiler Pro v1
TiggitMail 1.1.18.1
TinyAlarm
Quicklaunch
QuickPull pro 3.x
SmartAlert
WifiFileTransfer
DOWNLOAD HERE

Jika diminta password : 21ef80d5

silahkan yg mau ngeadd :))

Friday, November 26, 2010

Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Kemiskinan

1. Pengertian Teknologi


Teknologi berasal dari istilah teckne yang berarti seni (art) atau keterampilan. Menurut Dictionary of Science, teknologi adalah penerapan pengetahuan teoritis pada masalah-masalah praktis.
 
sumber: http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/01/definisi-teknologi.html
studi kasus:
'Era Digital, Guru Jangan Mengajar Secara Tradisional' 
 
Jakarta -  Kemajuan teknologi sudah berkembang dengan 
sangat cepat. Sampai-sampai, tingkat adopsinya pun sudah menyentuh 
hingga kalangan anak-anak.

Nah, fenomena ini rupanya 
berpengaruh terhadap aktivitas mereka di bangku sekolah. Kebanyakan 
sekolah saat ini dinilai sudah tidak cocok dengan gaya mengajar 
tradisional.

Rani S. Burchmore, Regional Head of Education Practice Dell mengatakan, demi
menyongsong era pendidikan di abad 21 ini, para guru sebaiknya berhenti mengajar dengan cara mendikte muridnya.

"Sebaliknya,
 guru lebih baik berada dalam posisi sebagai seorang fasilitator. Sebab,
 ketika masuk ke kelas murid-murid ini sudah terhubung dengan 
informasi," tukasnya. 

"Jadi yang mereka butuhkan adalah 
interaksi. Guru seharusnya dapat membantu murid untuk mengkonsumsi 
informasi itu," Rani menambahkan.

Wanita yang juga seorang 
pengajar ini mewanti-wanti, jika metode pengajaran para guru tak 
mengikuti perkembangan jaman. Maka ditakutkan akan berdampak negatif 
terhadap si anak sendiri. Seperti ponsel, mereka bisa saja switch-off 
atau berhenti berkreasi.

Melecutkan interaksi di antara para 
murid dan guru pun bisa dilakukan menggunakan bantuan teknologi. Dimana 
Dell juga punya solusi sejenis yang diberi nama Connected Classroom.

Solusi
 ini intinya adalah membantu sekolah-sekolah mengintegerasikan teknologi
 informasi dan komunikasi melampaui lab PC dalam setiap aspek 
pengajaran. 

sumber: http://www.detikinet.com/read/2010/11/25/174933/1502594/398/-era-digital-guru-jangan-mengajar-secara-tradisional-

opini:
saya setuju dengan pernyataan diatas, bahwa media pelajaran bukan hanya dari guru saja, melain kan dari Ebook", media internet, TV dan lain2. 

Pertentang sosial & Integrasi Masyarakat

1. Menjelaskan Kepentingan Individu Untuk Memperoleh Penghargaan Yang Sama

Kepentingan individu adalah kepentingan yang dimiliki oleh setiap individu atau manusia dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Contohnya adalah kepentingan dalam kerangka ekonomi, politik, sosial-budaya dan ideologi atau sistem kepercayaan-keyakinan.
Kepentingan sosial adalah kepentingan yang dimiliki oleh masyarakat atau keinginan bersama antaranggota masyarakat untuk mewujudkan suatu tujuan bersama. Kepentingan sosial ini sebenarnya tumbuh dari kepentingan individu sebagai basis massa penyusunnya.
Dalam kepentingan ini tersurat tentang konsensus bersama, sebuah kesepakatan tentang hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk berlangsungnya atau lestarinya masyarakat, misal kepentingan untuk menjaga nilai, norma yang ada di masyarakat. Kepentingan untuk menjaga nilai, norma berangkat dari asumsi bahwa dengan perangkat nilai, norma itulah masyarakat mampu tetap bertahan dan eksis.

sumber: http://mengintip-dunia.blogspot.com/2007/11/ketika-kepentingan-dipertanyakan.html

studi kasus:
Ada kepentingan individu yang bekerja mengatasnamakan kepentingan lembaga dalam pemeriksaan petinggi KPK oleh Mabes Polri. Hal itu berimbas pada perbedaan persepi Kapolri Bambang Hendarso dan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Susno Duaji dalam penanganan kasus terkait KPK.
Demikian pendapat praktisi hukum Bambang Widjojanto. “Bagaimana tidak muncul salah paham kalau lembaganya digunakan untuk kepentingan tertentu?” kata Bambang di Jakarta, Jumat (11/9).
Bambang menilai dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dituduhkan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi tidak jelas. "Ada dispute di sini. Karena masalah penilaian lembaga ini seharusnya dilakukan Mahkamah Konstitusi.”
Menurut Bambang, kemungkinan adanya unsur kepentingan individu dalam pemeriksaan empat pimpinan KPK itu terkait kasus Bank Century. Sebab, jika dikaitkan dengan kasus Ari Muladi, tersangka kasus suap yang melibatkan bos PT Masaro Anggoro Widjaja, polisi belum bisa menjelaskan secara detail kasus itu.
“Saya sempat tanya kepada teman yang diperiksa. Mereka semua menyebutkan kasus ini berhenti di Ari. Jadi, bagaimana polisi bisa menjelaskan masalah ini kalau kasusnya masih berhenti di Ari? Atau mungkin mereka mempunyai sesuatu maksud yang lain?”
Hari ini empat petinggi KPK, Chandra M Hamzah, Bibit Samad Riyanto, M Jasin, dan Haryono Umar, diperiksa penyidik Mabes Polri. Mereka adalah. Sebelumnya polisi memeriksa Direktur Penyelidikan Iswan Elmi, Kepala Biro Hukum Khaidir Ramli, penyelidik Arry Widiatmoko, dan penyidik Ajun Komisaris Polisi Rony Samtana sebagai saksi kasus penyalahgunaan wewenang dalam pencekalan Anggoro Widjaja dan Djoko Soegiarto Tjandra.

sumber: http://www.vhrmedia.com/Bambang-Widjojanto-Ada-Kepentingan-Individu--berita2224.html

opini:
seharusnya kita tidak menyelewengkan jabatan, meskipun jabatan sekalipun. Karena kepentingan masyarakat jauh lebih penting daripada kepentingan individu. Dengan kata lain itu sudah merebut banyak kepentingan masyarakat.